Selasa, 13 Oktober 2026

NAMA YANG KITA PILIH


 NAMA YANG KITA PILIH


Sepuluh lajang. Lima belas hari di sebuah vila berkabut di dataran tinggi. Satu acara bernama Uang atau Cinta.


Di gerbang, setiap peserta menerima gelang hitam bertuliskan nama samaran. Nama asli, tempat kerja, dan nomor telepon dilarang disebut. Juri menilai mereka secara berkala, dan dana bersama naik atau turun lewat tantangan kelompok. Pasangan yang yakin boleh keluar lebih dulu lewat Sweet Exit dan membuka identitas satu sama lain, tetapi melepas bagian mereka dari dana. Yang bertahan sendirian sampai akhir membagi uangnya. Sebelum syuting, produksi sudah diam-diam menghitung siapa paling cocok dengan siapa.


Naya pandai memasak, tetapi tidak pandai mengatakannya, dan malah kebagian tugas ke pasar bersama Fajar, arsitek yang rumah rancangannya sendiri belum pernah dibangun. Sinta, pedagang yang menghitung segalanya, membuka "biro jodoh" demi menaikkan jatahnya sendiri, dan menyeret Dito, konsultan kepatuhan yang sudah membaca berkas aturan dua kali. Tiara ingin pulang membawa pasangan sebelum adiknya menikah, dan berharap pada Reza, laki-laki yang mencatat semua hal kecuali dirinya sendiri. Kezia, MC yang tidak bisa diam, selalu mengumumkan orang lain. Bima, guru olahraga paling berisik di rumah itu, belum pernah benar-benar dipilih. Ayu menyimpan masa lalu yang "cocok di atas kertas". Dan Jefri, barista yang hafal pesanan kopi semua orang, selalu tahu kapan harus mendengarkan.


Lalu Koin Hati mengumumkan satu kesempatan yang hanya terbuka satu malam: sebuah Amplop untuk mengambil dua puluh lima juta rupiah dari dana bersama, bagi satu orang saja, dengan prosedur yang hanya diketahui pengambilnya. Esok paginya Amplop itu sudah diambil, dan seisi rumah mulai saling curiga.


Di rumah tempat semua orang memakai nama pinjaman, yang paling sulit justru mengatakan hal yang sebenarnya. Ada yang menunggu terlalu lama, ada yang mundur sebelum sempat dipilih, dan ada yang menyimpan jawabannya untuk tempat yang belum ada.


Sebuah novel tentang uang, cinta, kamera yang merekam kata tetapi bukan niat, dan nama-nama yang kita pilih untuk satu sama lain.





***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar